KI BAGUS RANGIN TERNYATA MASIH TRAH DARI SYEIKH SYARIF MUHAMMAD ARIFIN (CISAMBENG PALASAH MAJALENGKA) ANAKNYA PANGERAN WALANGSUNGSANG (KI KUWU SANGKAN) DARI ISTRI BANTEN ( NYI CANDRA WULUNG)

Sosok Ki Bagus Rangin Sang Pahlawan Yang Terlupakan
 
Babad Bantarjati Ki Bagusrangin Bagian 1

 ASAL MUASAL KI BAGUS RANGIN

Menurut Kurtani, Bagus Rangin terlahir dengan nama Pangeran Bagus Kerarangin. Dia lahir di Bantarjati, ayahnya bernama Pangeran Bagus Gara. Namun Ibunya tidak diketahui namanya. Menurut sumber-sumber di Mertasinga nama Bagus Rangin adalah nama samara. Menurut sumber lokal di desa Jatitujuh Bagus Rangin lahir pada tahun 1761 di desa Bantarjati, ayahnya bernama Ki Buyut Sentayem atau Buyut Tayem (Teyom).

Sumber lain menyebutkan Ibunya Ki Bagus Rangin bernama buyut Ratu Sunue/Winaon Putri Buyut Sunan Gunungjati,  Ratu Sunue ini istri Pangeran Atas Angin Ki Buyut Sentayem atau Buyut Tayem (Teyom). itulah kenapa paraputra Pangeran Atas Angin menggunakan nama "Bagus" karena masih darah Ratu Kaunganten binti Sangyang Surasoan Banten girang. Putra Pangeran Atas Angin; 1. Bagus Bangin, 2 Bagus Serangin, 3 Bagus Selimar dan 4 Bagus Serit.

Menurut Sasmita bin Thursina bin Darsa bin Asli bin Kadong bin Dales bin Bagus Bangin. Sasmita bin Thursina bin Seriah binti Saju bin Lasim bin Nurman bin Bagus Bangin, Ki Bagusrangin memiliki nama samaran atau nama lain diantaranya sebagai berikut Bagus Serangin/ Sapuangin/ Syekh alimudin/ Raden Kerarangin itu putranya Pangeran Atas Angin/ ki Kaduagung/ Ki Sentayem/ Senteyom. Pangeran Atas Angin merupakan putra Pangeran Tambak Baya/Rama Buyut Warida Cisambeng memiliki rama Pangeran Maulana Syarif Arifin bin Pangeran Walangsungsang/Syekh Maulana Akbar bin Raden Pemanah Rasa/Prabu Siliwangi. Jadi Rade Kerarangin generasi ke 6 Prabu Silihwangi. Menurutnya “Saya punya silsilah lengkap. Menurutnya beliau punya runutan silsilah dengan kakanya Bagus Serangin yaitu Bagus Bangin. Kalau ada nama yang berkaitan dengan Keraton Kasepuhan juga Keraton Kanoman itu kaitan dengan pihak Kekerabatan Mertua dan keluarga besar putra putri cirebon dan keluarga besar Sribaduga Maharaja/Prbu.Siliwangi.

Sekarang sudah waktunya membuka sejarah Gedong Peteng. yang dari dulunya leluhur kita sengaja menyimpangkan sejarah untuk menyelamatkan keturunannya. bagi kami yang langsung putra warisnya dibekali apa-apa yang disimpangkan untuk strategi perang dan apa-apa yang sebenarnya sesuai kenyataanya. Buyut Walangsungsang ingin ada waris istana Caruban Nagari dari garis darah beliau. setelah gagal menikahkan Buyut Pakungwati dengan Buyut Gunung Djati karena tidak menghasilkan putra. Buyut Walangsungsang menikahkan putrinya dari istri lain yaitu Ratu Raras Kanda. Buyut Walangsungsang ganti nama Ki Gedeng jati dan putrinya menjadi Rara Jati. pernikahan ini melahirkan pangeran Manggana Jati/Buyut Terusmi. dan gagal memperoleh waris tahta di era pangeran Pasarean/Pangeran muhahamad Arifin. Buyut Walangsungsang juga ingin mebangun negeri baru bernama panca tengah. melalui putranya Pangeran Maulana Syarif Arifin/ Buyut Sambeng, memulai karya dari ligung dan logistiknya di bantu Buyut Gunungjati yang pedatinya masih ada di desa kerangkeng. pernah diceritakan saat membawa logistik untuk tebang hutan kejebak lumpur dan di bantu oleh Pangeran Surataka/Ki Taka Kejiwan. diceritakan juga Wiralodra diarahkan Ki Sidum/Pangeran Kidang Panajung ke hulu Cimanuk karena daerah Bantarjati akan jadi Negara Baru. dari Buyut Pangeran Maulana Syarif Arifin/ Buyut Sambeng ini memiliki putra yg banyak.1 Pangeran Tambak Baya/Ki Waridah, 2 Pangeran Kidang Pananjung,  3 Secayudha/Arsitem,  4 Surantaka/Ki Taka, 5 Secadilaga/Danasari sumber lor. Buyut Arsitem Sumber lor itu Putra Buyut Arsitem pake nama bapaknya agar mengelabuhi belanda. nama aslinya Raden Arimba/Arsikum/Arsitem beliaulah penulis strategi Perang Kedongdong Mujahidin Pro Alulbait/mujarobat. Buyut Surantaka mengabdi di Keraton Kasepuhan dan Buyut Arsikum di Keraton Kanoman dan di berinama Pangeran Sukmajayadiningrat. beberapa penutur Buyut Arsitem keturunan Kasepuhan padahal bukan. Buyut Arsitem lah yang membunuh Jendral Belanda di Palimanan karena ramanya Buyut Maulana Syarif Arifin di ancam mati dan lari ke ligung/lindungane wong agung. inilah pemicu perang kedongdong. kalau menang perang maka yang jadi rajanya adalah Pangeran Tambak Baya. Senopati saat itu Buyut Arsitem sedang buyut Sidum fokus di pertanian dan buka lahan baru. Sementara di Era Pangeran Atas Angin/Buyut Sentayem/Ki Selapah/Kaduagung yang jadi panglimanya Raden Soleh melarikan ke Bogor ikut membantu perang di Batavia bang Pitung dan Raden Suban atau Sinar Paseban senen jayakarta, itu jejak perjuangan Raden Soleh. Era Bagus Serangin kalo menang perang Rajanya Pangeran Bagus Bangin. era Pangeran Antakesuma/Buyut Sidong/Buyut Dales/Syarif Abdurahman yang jadi Panglimanya Buyut Sena/senapati. era Buyut Kadong/Pangeran Suryajayadiningrat/Ki Yahya senopatinya sudah tidak terlihat lagi. kami keturunanya memahami apa yg orangtua kami ajarkan antara strategi gedong peteng dengan kenyataanya. sampai saat ini putra waris raja tetap disembunyikan. yg tampil harus putra kedua yang jadi senopati.

Adapun Keturunan Ki Bagus Rangin entah dari istri yang mana. Anak keturunan versi pasiripis kertajati. Ki Bagus Rangin punya anak Buyut Sakiman, Suradipa dan Wiradipa. Yang kedua terahir katanya bentuknya harimau. Buyut Sakiman punya anak 4, Buyut Seren atau Pangeran Karamat Jaya Ujungjaya, Buyut Arwana Pasiripis dan 2 buyut di indramayu. Ada sumber lain menyebutkan Buyut Sakiman di silsilah tertera punya anak lima, Buyut Ardam Manggungab, Buyut Karimpen Bajurang, Buyut Darsem Pecuk, Buyut Seren, Buyut Arwan Pasiripis.

Putra pertama buyut bagus serangin adalah Raden Nurman/buyut menur desa ampel. putrinya yg di kenal adalah ratu cilihwidarasari/buyut santi, waktu perang saudara dengan keturunan wiralodra II tenda prajurit ad di lohbener dan buyut santi ada di tempat sekarang jadi desa widasari asal kata ratu ciliwidarasari. buyut Raden Nurman putra buyut Raded Lasim puputra buyut Rd Saju puputra Rd Seriah puputra Rd Thursina dan saya. Buyut santi makamnya ad di bojong desa gadel deket dg makam buyut ratu sunue/winaon putri buyut gunungjati. ratu sunue ini istri pangeran atas angin. itulah kenapa paraputra pangeran atas angin menggunakan nama "bagus" karena masih darah ratu kaunganten binti sangyang surasoan banten girang.

Bantarjati.. menurut piturur orang tua asal kata dari bantal jati dari jenis pohon. jaman dahulu. para waris keturunan kerajaan cirebon dan talaga sepakat membuat kerajaan di utara majalengka dan sebelah selatan indramayu. yang membuka lahan adalah buyut 3 bersaudara buyut Waridah buyut Sidum buyut Arsitem. mereka ditemani kerabat yg lainy termasuk dari keraton kasepuhan dan kanoman. mereka menjadikan batang jati menjadi bantal. sehingga tempat itu bernama bantarjati. saya pun tinggal di bogor namun selalu singgah di buyut bangin sukawana buyut Dales buyut Kadong Biyawak dan buyut Arsikum/ Arsitem sumber jatitujuh. semoga kita bisa jetemu saat ziarah.

 

SILSILAH KI BAGUS RANGIN


 
Babad Bantarjati Ki Bagusrangin Bagian 2
 

0 Response to "KI BAGUS RANGIN TERNYATA MASIH TRAH DARI SYEIKH SYARIF MUHAMMAD ARIFIN (CISAMBENG PALASAH MAJALENGKA) ANAKNYA PANGERAN WALANGSUNGSANG (KI KUWU SANGKAN) DARI ISTRI BANTEN ( NYI CANDRA WULUNG) "

Post a Comment